Tuesday, 25 December 2018

Keyakinanku

Doa apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan,kamu akan menerimanya    (Mat 21:22)

Saya adalah seorang wanita yang dilahirkan di keluarga muslim,ayah saya seorang haji dan semua yang beliau ajarkan pada saya dari kecil terekam dipikiran saya sampai saat ini.Di usia saya  sekarang ssaya berfikir untuk bisa memilih apa jalan yang membuat saya tenang.Islam adalah agama yang indah,agama yang mengajarkan saya banyak hal baik.Islam itu damai,walau saya tidak begitu memahami secara jelas tentang islam.Saya hanya menjalankan ibadah karena orang tua saya menjalankannya.Berjalan seperti itu terus menerus hingga di titik sekarang saya berusaha mencari jati diri yang sesungguhnya.Satu agama lain yang tidak asing untuk saya sejak saya kecil,yaitu agama katolik.Saat usia saya 5 tahun saya dititipkan oleh orangtua,karena saat itu mungkin keadaan ekonomi yang sulit dan orang tua saya yang mempunyai anak yang banyak.Saya dan adik saya disekolahkan TK berpendidikan dasar agama katolik oleh tetangga orang tua saya saat tinggal setiabudi.Entah apa yang diajarkan saat itu sangat membekas hingga usia saya sekarang.Tuhan itu satu dan entah apa keyakinan yang saya percayai namun jujur saya nyaman dengan keindahan agama katolik.Iman apa yang ada di dalam diri saya pun saya masih belum bisa menentukan.Tuhan apa yang saya rasakan ini?
Aku percaya apa pun doa yang saya panjatkan dengan niat yang tulus dan percaya akan kuasa Tuhan,semua akan di dengar terutama tentang suasana hati saya sekarang.
Ohh Tuhan saya hanya ingin bahagia,saya hanya ingin menikmati hidup dengan orang terkasih,saya hanya ingin hidup dengan hati tenang dan damai.Saya hanya ingin hidup dengan selalu berbuat baik tanpa merugikan orang lain.Saya hanya ingin hidup dengan pilihan saya dan saya akan bertanggung jawab apa pun yang akan terjadi nanti terhadap diri saya.Dapatkah saya memilih jalan hidup saya tanpa menyakiti hati orang tua saya Tuhan,dapatkan saya melangkah ke depan dengan sesuai jalan yang saya pilih tanpa menyakiti hati orang tua saya Tuhan.

Sunday, 16 December 2018

Perbedaan bukan penghalang

Perbedaan bukan penghalang

Tuhan pemberi hati dan apa yang dirasa oleh hati ini adalah jawaban dari Tuhan untuk mengatur kemana jiwa ini akan mengambil langkahnya.
Dia adalah alasan mengapa perbedaan bukan menjadi halangan untuk aku nantinya menata hidup kedepan bersamanya.Walau banyak kekurangan yang pastinya ada di diri aku atau pun sebaliknya,tidak jadi halangan bagi aku menetapkan pilihanku bersamanya.
Kita dua orang yang punya sifat saling berlawanan,walapun makanan kesukaan kita sama yaitu sambel.Dia itu punya watak keras tapi hatinya lebut banget,pemikir,dan pekerja keras.Sedangkan aku itu orang yang kurang tegas,apa adanya,dan selalu menjalankan suatu hubungan dengan perasaan yang tulus dan tidak bisa mengambil keputusan.
Mungkin menurut sebagian orang kita adalah pasangan kekasih yang banyak tidak mungkinnya kalau disatukan,tapi aku punya keyakinan semua indah pada waktunya dan apa yang aku yakinin sama dia adalah pilihan yang tepat.
Kita menjalani hubungan LDR,rasanya tuh campur aduk ada senengnya tapi lebih banyak sedihnya.Jauh gitu kan...
Disaat pasangan bisa notn bareng waktu weekend kita cuma bisa vcall sampe gak ada topic untuk dibicarain dan cuma diem atau pun ngelakuin hal yang pengen dilakuin dengan camera hp yang terus on.
Disaat pasangan lain bisa makan bareng di restoran atau pun kaki lima,kita cuma bisa sama-sama pesen delivery dan makan bareng lewat vcall sambil ngucapin selamat makan "itadakimasu"atau pun "selamat makan sayang"
Perbedaan waktu yang lumayan 17 jam an,san franscisco-japan itu bukan hal yang gampang.Harus berkorban banyak hal,harus modal kepercayaan extra,harus modal kesabaran berlapis ganda.
Kita punya niat dan tekad yang kuat buat bersama,doa dan usaha emang gak pernah lupa.
Tahun depan adalah penentu hubungan ini,Tuhan baik dan sesulit apa pun jalan untuk persatukan hubungan ini aku percaya kita bisa disatukan.
Bersambung dulu ya ^_^

Penantian

Aku mungkin orang yang keras kepala,menanti yang belum pasti. Aku mungkin orang yang bodoh,menanti mimpi-mimpi yang tak tau bisa terwujud...