Aku sudah tinggal dan bekerja di jepang
selama 7 tahun.Kehidupan merantau dan serba mandiri sudah aku mulai disini
sejak usia ku 24 tahun.Waktu sangat tidak terasa saat aku disini,bahkan untuk
pulang mengunjungi keluarga saja,aku hanya 2 kali dalam 7 tahun ini.Melihat
teman-temanku di social media yang sudah memiliki keluarga kecil tentunya aku
pun ingin seperti mereka.Tapi...Sejak aku SMP aku sangat mencintai seorang pria
yang saat itu entah cinta monyet atau bukan,aku jadian dengannya.Dan putus
entah kenapa,selang waktu kita masuk SMA aku pun masih berkomunikasi baik
dengannya dan kami pun kembali pacaran.Pacaran seperti anak SMA biasa jalan ke
mall,noton bioskop bareng,dan makan pecel ayam langganan kita di daerah
cibubur.Pecel ayam tanpa bawang goreng,masih inget sampe sekarang,karena dia
tidak suka bawang goreng.Pacaran dengannya itu bahagianya bukan main,dan ketika
putus dengannya itu sakitnya bukan main.Ah dasar masih ABG munkin.Waktu SMA pun
kita tidak begitu terlalu lama pacaran,karena SMA yang berbeda dan waktu
bertemu juga yang tidak bisa kita atur.Putus dengan dia yang ke 2 kalinya buat
aku sakit banget,karena dari SMP pun aku sudah berangan-angan memiliki calon
suami seperti dia.Lagi-lagi pikiran ABG lucu.Setelah itu kami bener-bener
berpisah,dan aku sibuk kuliah dan dia tidak tau kabarnya gimana.Sampai suatu
saat aku melihat dia distasiun tv realityshow penvarian jodoh.Kaget sih tapi
seneng bisa liat wajahnya lagi.Dia kerja disalah satu perusahaan penerbangan
swasta.Makin ganteng dan perasaan dari SMP aku ke dia gak pernah berubah.Selalu
berdoa bisa komunikasi lagi sama dia.Kita bener-bener sudah tidak ada
komunikasi.Sampai akhirnya aku melanjutkan sekolah ku di jepang tahun
2012.Kehidupan cinta aku juga tidak begitu mulus.Langsung kita lanjut di tahun
2017,Tuhan seperti mendengar doa aku,dari akun Instagram ku,direct messages
dari dia.Senengnya bukan main,dia tenyata baru merantau di san fransisco.Kita
akhirnya bias komunikasi lagi,tukeran line dan mulailah LDR
Amerika-jepang.Emmmm menguras banyak waktu,pikiran,dan perasaan.Kita saat itu
sudah bukan ABG lagi,kita udah mulai merancang ke arah yang lebih serius.Banyak
mungkin halangan yang akan kita hadapi,tapi aku percaya kita bias lewatinnya
bareng.Cinta pertama buat aku yang kaya mimpi kalau bisa nikah dengannya
beneran.Amiin eh ngarep boleh ya.Ada yang lupa aku certain,halangan terbesar
kita adalah kita beda keyakinan.Tuhan punya rencana indah yang manusia gak akan
pernah tau.Rencana indah kita belum tentu rencana indah Tuhan.Dan aku selalu percaya
itu.Sampai akhirnya pun LDR yang sangat berat itu berakhir lagi dan putus
nyambung ke 4 kalinya.Banyak cerita,banyak kenangan,banyak harapan,dan banyak
rintangan.Entah kenapa disaat terakhir aku putus untuk ke 4 kalinya disitu
semua harapan aku hilang.Tapi perasaan aku yang sama saat waktu SMP tidak
pernah berubah.Rencana Tuhan jauh lebih indah.Perpisahan denngannya tidak
menghilangkan impian masa SMP ku dulu untuk menikah dengannya.Itu alesan kenapa
aku belum menikah.
No comments:
Post a Comment