Tuesday, 12 February 2019

Kenapa belum menikah


Aku sudah tinggal dan bekerja di jepang selama 7 tahun.Kehidupan merantau dan serba mandiri sudah aku mulai disini sejak usia ku 24 tahun.Waktu sangat tidak terasa saat aku disini,bahkan untuk pulang mengunjungi keluarga saja,aku hanya 2 kali dalam 7 tahun ini.Melihat teman-temanku di social media yang sudah memiliki keluarga kecil tentunya aku pun ingin seperti mereka.Tapi...Sejak aku SMP aku sangat mencintai seorang pria yang saat itu entah cinta monyet atau bukan,aku jadian dengannya.Dan putus entah kenapa,selang waktu kita masuk SMA aku pun masih berkomunikasi baik dengannya dan kami pun kembali pacaran.Pacaran seperti anak SMA biasa jalan ke mall,noton bioskop bareng,dan makan pecel ayam langganan kita di daerah cibubur.Pecel ayam tanpa bawang goreng,masih inget sampe sekarang,karena dia tidak suka bawang goreng.Pacaran dengannya itu bahagianya bukan main,dan ketika putus dengannya itu sakitnya bukan main.Ah dasar masih ABG munkin.Waktu SMA pun kita tidak begitu terlalu lama pacaran,karena SMA yang berbeda dan waktu bertemu juga yang tidak bisa kita atur.Putus dengan dia yang ke 2 kalinya buat aku sakit banget,karena dari SMP pun aku sudah berangan-angan memiliki calon suami seperti dia.Lagi-lagi pikiran ABG lucu.Setelah itu kami bener-bener berpisah,dan aku sibuk kuliah dan dia tidak tau kabarnya gimana.Sampai suatu saat aku melihat dia distasiun tv realityshow penvarian jodoh.Kaget sih tapi seneng bisa liat wajahnya lagi.Dia kerja disalah satu perusahaan penerbangan swasta.Makin ganteng dan perasaan dari SMP aku ke dia gak pernah berubah.Selalu berdoa bisa komunikasi lagi sama dia.Kita bener-bener sudah tidak ada komunikasi.Sampai akhirnya aku melanjutkan sekolah ku di jepang tahun 2012.Kehidupan cinta aku juga tidak begitu mulus.Langsung kita lanjut di tahun 2017,Tuhan seperti mendengar doa aku,dari akun Instagram ku,direct messages dari dia.Senengnya bukan main,dia tenyata baru merantau di san fransisco.Kita akhirnya bias komunikasi lagi,tukeran line dan mulailah LDR Amerika-jepang.Emmmm menguras banyak waktu,pikiran,dan perasaan.Kita saat itu sudah bukan ABG lagi,kita udah mulai merancang ke arah yang lebih serius.Banyak mungkin halangan yang akan kita hadapi,tapi aku percaya kita bias lewatinnya bareng.Cinta pertama buat aku yang kaya mimpi kalau bisa nikah dengannya beneran.Amiin eh ngarep boleh ya.Ada yang lupa aku certain,halangan terbesar kita adalah kita beda keyakinan.Tuhan punya rencana indah yang manusia gak akan pernah tau.Rencana indah kita belum tentu rencana indah Tuhan.Dan aku selalu percaya itu.Sampai akhirnya pun LDR yang sangat berat itu berakhir lagi dan putus nyambung ke 4 kalinya.Banyak cerita,banyak kenangan,banyak harapan,dan banyak rintangan.Entah kenapa disaat terakhir aku putus untuk ke 4 kalinya disitu semua harapan aku hilang.Tapi perasaan aku yang sama saat waktu SMP tidak pernah berubah.Rencana Tuhan jauh lebih indah.Perpisahan denngannya tidak menghilangkan impian masa SMP ku dulu untuk menikah dengannya.Itu alesan kenapa aku belum menikah.

No comments:

Post a Comment

Penantian

Aku mungkin orang yang keras kepala,menanti yang belum pasti. Aku mungkin orang yang bodoh,menanti mimpi-mimpi yang tak tau bisa terwujud...